Karena hidup tidak hanya menarik nafas, tetapi juga menarik makna di balik fakta...

.

Tuesday, November 16, 2010

Namanya Novi Tanpa 'E'

Namanya Novi tanpa huruf 'e' di belakang namanya. Gadis berjilbab ini menjual soto babat di salah satu tempat makan. "Soto babatnya satu mbak," kata-kata andalan teman saya setiap mampir ke warungnya. Orangnya supel, lucu dan ramah. Setiap mengantarkan sotonya ke pelanggan, ia melayani kecerewatan pelanggan dan juga mengajak ngobrol mereka.

Apa yang menarik darinya sehingga saya mau menceritakan dia?

Dia lucu. Sangat lucu. Dan kita punya beberapa kesamaan... Namanya sama-sama novi. Ulang tahunnya jatuh pada tanggal ini yang ke 19. Dan saya besok untuk umur 22 tahun. Dan dia juga punya kakak perempuan. Bernasip sama dengan saya, ia memiliki muka boros dibanding kakaknya. Dan anehnya saya merasa kita sama-sama centil hahaha. Karena make up cukup tebal selalu ada di mukanya yang hitam manis. Yah, dia manis, ditambah lagi dia suka tersenyum.

Tapi kata teman-temannya, kita berbeda! Beda nasip hahahaha...

Tepat kemarin saya sedang asyik makan dan mengobrol dengan teman saya. Dia mendekat ke saya dan mengajak saya ngobrol. Dia cerita kalau kemarin dia ditimpuk tepung 1 kilo sama teman-temannya. Padahal dia belum ulang tahun kemarin.

Lucunya, dari sepanjang obrolan kita yang ngalor ngidur, dia ujung-ujungnya curcol hahaha. Begini nih curcolnya.

Novi: "Saya lagi sakit nih mbak. Saya baru diduain mbak. Masih mending ma cewek. Ini sama cowok mbak."

Novie: (nelen ludah)

Novi: "Iyah mbak. Sakit deh rasanya. Kemarin pas lagi jalan saya ngeliat dia ma cowok lagi begituan..."

Novie: (mangap)

Novi: "Dia tipu saya buat temen-temen dia mbak novie. Padahal saya udah sayang banget mbak." 

Novie: "Emang udah berapa lama ma dia?" (Thank's god gue bisa ngomong dan menerima kenyataan kalo dunia ini memang sudah tidak waras di semua lapisan masyarakat)

Novi:"1 tahun"

Novie:"Lah emang nggak berasa aneh?" (Pertanyaan yang kemudian saya sesali karena matanya mulai terlihat berkaca-kaca. Bodohnyaaa guee.. TT_TT)

Novi:"Nggak mbak. Dia biasa ajah. Sama ajah kayak cowok-cowok yang lain"

Novie:"Oooh..."(Tambah bodoh, nggak bisa ngomong apa-apa)

Novi:"Iyah sering lagi ketemu dia. Rumahnya deket ma rumah saya. Selalu minta maaf. Dia bilang dia dulu mau coba ma saya. Kan udah lama masa iyah nggak sayang juga ma saya sekarang. Dia bilang gitu."

Novie:(garuk-garuk kepala, nih ketombe nggak pas bgt datangnya)

Novi: "Mendingan dia ma cewek deh mbak kepergoknya. Ini mah sakit banget kalo ma cowok"

Novie: (mulai berontak) "Lah mbak menurut saya mendingan sama cowok mbak. Berarti error terletak pada kepala dia. Kalo cewek, kitanya yang tengsin mbak. Pasti tuh cewek, lebih, lebih dari kita. Jadinya kita mikir errornya di kita"

Novi:"Nggak mbak saya lebih rela dia ma cewek. Kasian ma dia kalo gini jatohnya mbak"

Novie: "Ooooh.. Masih ngerasa kasian yah?"

Novi: (Mengangguk)

Novie:"Trus sekarang gimana? Masih? Trus maafin?"

Novi:"Yah nggak tahu mbak. Tapi yah maafin. Tapi yah nggak mungkin lagi."

Novie: .....



Nama boleh sama. Centil juga sama. Tapi perihal kebaikan, dia jauh lebih baik....

Obrolan saat itu pun harus terputus karena sudah malam. Pesan moral yang saya dapat dari novi adalah kamu tidak tahu dimana, kapan, sama siapa kamu belajar kebaikan. Saya juga tidak tahu bahwa saya di malam itu harus belajar kebaikan dari seorang yang tidak saya kenal.

Selamat ulang tahun hari ini Novi tanpa 'e'!!!!


16/11/10
Novi dengan huruf 'e'

2 comments:

catatan kecilku said...

Wah..., pasti shock banget si novi ya ? Tapi dia emang baik, masih mau maafin cowoknya.

amadea novie said...

hebattt di sovi inii

Post a Comment